Skuad
Kiper
01 – Sebastien Frey
12 – Vlada Avramov
13 – Marco Storari
36 – Andrea Seculin
Belakang
21 – Gianluca Comotto
06 – Juan Manuel Vargas
02 – Per Bileskov Koldrup
03 – Dario Dainelli
05 – Alessandro Gamberini
15 – Ondrej Mazuch
23 – Manuel Pasqual
14 – Luciano Zauri
Alex Costa dos Santos
41 – Massimiliano Tagliani
54 – Manuel Trindade Da Costa
Tengah
88 – Felipe Melo
30 – Sergio Almiron
04 – Marco Donadel
07 – Franco Semioli
16 – Jan Hable
18 – Riccardo Montolivo
19 – Massimo Gobbi
20 – Martin Jorgensen
22 – Zdravko Kuzmanovic
24 – Mario Alberto Santana
35 – Pape Moussa Diakhate
Depan
11- Alberto Gilardino
08 – Stevan Jovetic
28 – Andrade Jefferson
09 – Pablo Daniel Osvaldo
10 – Adrian Mutu
17 – N’Diaye Papa Waigo
29 – Giampaolo Pazzini
42 – Lorenzo Morelli
La viola emang siiip?mutu ayo berjuang d liga champion???
Aku mungkin sedikit orang yang “cinta sama fiorentina”. Gak banyak orang yang suka sama klub medioker kayak Viola ini. Sejak kelas 1 SMA, aku dah simpati sama pasukan Firenze ini. Sejak jamannya Edmundo hingga Pazzini-pun, aku tetap berdarah “ungu”.
Waktu Viola “terperosok” ke dasar klasemen, eranya Trapattoni, itu adalah buah ketidak siapan Viola berbagi konsentrasi di Champion musim itu, meski sempat menghajar Manchester United 2-1di Atemio Franchi dengan gol Gabriel “Dewa “Batistuta plus Abel Balbo, Violaku harus “menangis” karena Lillie (bangsat Perancis) itu bermain sabun di fase akhir penyisihan group.
Trus, sempat bubar malah ada opsi jadi Florentina Viola, banyak opsilah,… Episode negatif pasukan unguku,. Tapi Viola tetaplah Viola. Entah yang punya Cecci Gori dulu atau sekarang Bos Sepatu Della Valle sekalipun, bagi tifosi sejati. Itu bukan masalah. Karena sebagian dari kami Fans sejati Viola, udah terlanjur mencintai klub ini. Kami sudah (ikut) merasakan rasanya terlempar dari Seri A, hingga sempat bubar. Bravo buat Luca Ariati, Daineli, hingga Cristian Rigano, yang telah mengembalikan kejayaan klub ini. Kalopun sekarang “kita ” kembali bertarung di Champion, aku hanya tidak ingin memori buruk era Mr. Trap dulu terulang, sempat pede di LC, tapi justru tersungkur di domestik. Aku hanya berharap semua Viola Fans, menengok kebelakang untuk tahu sejarah klub Ungu kita. Buat Luca Toni, ..”Anda Tetap Pahlawan kami “,..seperti kami masih menghargai Batistuta, karena kami yakin dia pasti kembali bersama kita ” …Terbanglah Violaku,…
@bayukoesby
terima kasih atas reviewnya.
memang tak disangka, klub yg 6 tahun lalu masih di serie C2 (cmiiw), sekarang dapat berlaga di liga champion (baca: utk 3 tahun berturut2), meskipun satu kali lompat kelas :p
yang jelas, terus dukung Fiorentina, agar terus lebih baik dari waktu ke waktu. agar proyek ambisius dibawah Della Valle dan Prandelli dapat terwujud.
Salut untuk tifosi seperti anda
“It is the time you have spent with your rose that makes your rose so important” (Antoine de Saint Exupéry)