Pemanasan gosip transfer sudah dimulai jauh-jauh hari, berikut adalah perkembangan bursa transfer musim dingin (pertengahan musim) lega calcio 2008/2009 yang melibatkan fiorentina. Dua figur penting yang perlu dicermati dirumorkan untuk keluar adalah Adrian Mutu (melanjutkan kabar-kabar transfer musim panas) ke AS Roma, dan Prandelli yang dikabarkan dilirik Juventus untuk mengantikan Ranieri. Hei, sekali lagi, rumor adalah rumor! kemungkinan tidak ada yang akan terjadi
Negosiasi
Rumor
(OUT) Pazzini (Sampdoria, West Ham, Bologna)
(OUT) Donadel (Milan)
(IN) Velosso (Sporting Lisbon)
(OUT) Vargas (Newcastle)
(OUT) Pasqual (Napoli, Lazio)
(OUT) Adrian Mutu (AS Roma, AC Milan)
(IN) Moussa Dembele (AZ Alkmar)
Copa Italia 16-Besar / Rabu, 17 Desember 2008 / Stadio Artemio Franchi
Fiorentina 0-1 Torino
Goal : 19′ Bianchi
Fiorentina (4-3-3) : 13-Storari ; 14-Zauri (72′ 21-Comotto), 54-Da Costa, 2-Kroldrup, 23-Pasqual ; 4-Donadel (57′ 24-Santana), 88-Melo, 30-Almiron (35′ 22-Kuzmanovic) ; 8-Jovetic, 11-Gilardino, 10-Mutu
Cadangan : 25-Avramov, 5-Gamberini, 17-Papa Waigo, 6-Vargas
Pelatih : Prandelli
Torino (4-2-2) : 99-Calderoni ; 32-Colombo, 14-Natali, 3-Pisano, 6-Ogbonna ; 28-Vailatti (71′ 24-Saumel), 4-Dzemaili, 27-Zanetti, 33-Rubin ; 11-Amoruso (45′ 30-Stellone), 90-Bianchi (32′ 7-Ventola)
Cadangan : 31-Fontana, 23-Abate, 21-Franseschini, 18-Malonga
We lost the cup
Fiorentina tersisih pada perdelapan final piala italia setelah kalah dari Torino dengan skor 0-1 di Franchi. Gol semata wayang dicetak oleh Bianchi. Fiorentina turun dengan skuad kedua (kecuali Gila, Mutu, Melo, dan [masuk sebagai pengganti] Kuzmanovic, Santana, Comotto) pada hampir semua lini, tujuannya sih rotasi. Fiorentina harus tersingkir dengan gol Bianchi pada pertengahan babak pertama. Mengecewakan, karena sampai kemarin kompetisi inilah yang menjanjikan kemungkinan raihan gelar yang cukup besar.
Hasil lain diperempat final menampilkan pertandingan antara Roma melawan Bologna yang berkeselesaian untuk kemenangan Roma 2-0. Mirco Vucinic menyumbangkan semua gol Roma yang dicetak pada menit ke-83 dan ke-86.
Hasil / jadwal perdelapan final copa italia 2008/2009
12/11/08 Udinese 0 – 0 Reggina (pen 8-7)
12/11/08 Sampdoria 2 – 1 Empoli
12/11/08 Napoli 3 – 1 Salernitana
03/12/08 AC Milan 1 – 2 Lazio
17/12/08 Fiorentina 0 – 1 Torino
17/12/08 AS Roma 2 – 0 Bologna
13/01/09 15:00 ET Inter Milan VS Genoa
14/01/09 14:45 ET Juventus VS Catania
Kemenangan kandang 2-0 atas Catania membuat Fiorentina tetap berada di jalur Liga Champion musim depan. Duo paling subur di Serie A saat ini–Mutu dan Gilardino–menyumbangkan masing-masing satu gol dalam kemenangan ini.
Serie A pekan ke-16 / Minggu, 14 Desember 2008 / Stadio Artemio Franchi
Fiorentina 2-0 Catania
Goal : 56′ Mutu, 79′ Gilardino
Fiorentina (4-3-1-2) : 1-Frey ; 21-Comotto, 2- Kroldrup, 5-Gamberini, 6-Vargas ; 22-Kuzmanovic, 4-Donadel, 18-Montolivo (80′ 30-Almiron) ; 24-Santana (46′ 8-Jovetic) ; 11-Gilardino, 10-Mutu (82′ 23-Pasqual)
Cadangan : 13-Storari, 14-Zauri, 29-Pazzini, 9-Osvaldo
Pelatih : Prandelli
Catania (4-4-2) : 1-Bizzari ; 23-Terlizi (76′ 14-Alvarez), 6-Stovini, 4-Silvestre, 3-Sabato (69′ 9-Paolucci) ; 8-Ledesma, 5-Carboni, 19-Tedesco, 13-Izco ; 16-Plasmati, 25-Martinez (80′ 27-Biagianti)
Cadangan : 12-Kosicky, 21-Silvestri, 17-Baiocco, 10-Dica
Pelatih : Zenga
Luar biasa pasangan ini. Faktanya, pada setiap pertandingan Fiorentina yang menghasilkan gol, salah satu dari kedua pasangan ini pasti mencetak gol. Kredit lebih layak diberikan untuk Gilardino, hanya dua pertandingan (sekali lagi, pertandingan Fiorentina mencetak gol) dia tidak mencetak gol, pada kedua pertandingan itu Fiorentina menang 1-0, dan Mutu yang mencetak gol. Sebuah kelebihan atau kelemahan? Karena ini berarti lini lain belum produktif mencetak gol. Belum! namun mereka terus meningkat permainannya. Assist mengalir dari kaki mereka, lini tengah (Kuzmanovic, Melo, Montolivo) mulai mencetak gol. Hanya lini belakang yang masih absen.
Fiorentina hanya memenangkan pertandingan dengan satu gol. Babak pertama pun (katanya) tidak berjalan menarik. Namun, petualangan baru saja dimulai, sayang
Satu gol dari Alberto Gilardino (assist by Vargas dari tendangan penjuru) sudah cukup untuk mengakhiri petualangan Fiorentina di Liga Champion, dan memulai Piala UEFA, tahun depan! Ini menjadikan satu-satunya kemenangan Fiorentina pada musim kembalinya mereka ke Liga Champion, dengan 6 nilai yang berhasil dikumpulkan. Dengan demikian Fiorentina merupakan satu-satunya wakil Italia yang tersingkir. Internazionale, Juventus, dan Roma berhasil maju kebabag knock-out. Semoga berhasil teman-teman!
Baiklah, selamat datang di Piala UEFA, mudah-mudahan bisa lebih baik dari musim lalu. Bukankah itulah arti beruntung itu!
Kemenangan telak di Turin memperbaiki rekor buruk tandang Fiorentina. Dengan penampilan yang terjaga semenjak melawan Roma, menunjukkan sekali lagi potensi kota Firenze di sepakbola Italia.
*semakin baik kan bukan berarti menjadi lebih hebat dari tim lain? itu bisa saja berarti sebelumnya jelek? dan bukankah kenyataannya seperti itu?*
#well, benul juga sih#
Hasil buruk di Eropa nampaknya melecut permainan anak-anak ungu menjadi semakin baik. Hasil tandang melawan Roma (kalah 0-1) dapat dimaklumi dengan kerja keras menunjukkan penampilan yang baik, (katanya) yang terbaik sepanjang musim ini. Bahkan Frey, yang lebih dari sekali mengkritik pemain lain kurang klinis di depan gawang , memuji kerja keras teman-temannya pada pertandingan itu. Karena ya, dalam pertandingan tersebut, Doni bermain sangat baik. Melawan Torino, tingkat permainan ini dijaga, hal ini membuat Fiorentina tampil dominan terhadap tim banteng yang justru sedang dalam tren menurun.
Mutu – Gilardino pun nampaknya lebih mudah menemukan jala gawang lawan pada pertandingan ini. Yang ‘kekurang beruntungan’ ini sempat yang membuat mereka frustasi pada pertandingan-pertandingan yang lalu. Tapi tidak kali ini, penampilan Fiorentina sangat dibantu dengan gol cepat Mutu lewat tendangan bebas indah pada setengah meter diluar garis penalti. Sereni tidak punya kesempatan. Set piece Mutu musim ini sangat baik, kiper-kiper lawan harus memperhatikan ini! Kedua, Fiorentina tidak berniat mengendurkan tekanan terhadap lawan. Mumpung lawannya ‘lebih lemah’ mungkin, sikap ini sangat baik dan paling cocok diterapkan. Torino sulit mengembangkan permainan. Peluang-peluang tetap bermunculan buat Fiorentina, namun yang membedakannya dengan pertandingan sebelumnya, Gilardino meng-kongkrit-kan menjadi satu gol pada penghujung babak pertama. 0-2 untuk Fiorentina, Torino tambah terpuruk.
Babak kedua
Babak kedua, Donadel diturunkan menggantikan Santana untuk memberikan lapisan yang lebih tebal untuk pertahanan. Namun hal ini tidak mengubah jalannya pertandingan. Meskipun tampil dalam formasi yang lebih bertahan, Torino nampaknya tidak memiliki kapasitas untuk keluar dari tekanan, Fiorentina menambah keunggulan. Adalah Kuzmanovic yang mencetak gol keduanya untuk Fiorentina yang berlari bebas di dalam kotak penalti Torino, pemain belakang Torino sedang tidak dalam konsentrasi terbaik. Kemudian Torino mendapatkan gol konsolisasi melalui titik putih dua menit kemudian. Rosina memanfaatkan kecerobohan Melo yang mendorong pemain Torino di dalam kotak 16 meter. Gilardino menggenapkan kemenangan Fiorentina dengan gol khasnya dari jarak dekat melakukan penyelesaian dengan sentuhan ringan dari crossing rendah Pasqual. Gol-gol Gilardino kalau saya perhatikan hampir merupakan gol-gol muluk, hasil operan dari teman, tinggal didepan gawang tanpa kawalan, maksimal satu pemain lawan. Entah skill apa yang dimiliki orang ini, Positioning? betul kan?
Dengan demikian berada di pole position zona UEFA, satu poin tertinggal dari Napoli, sedangkan Torino masuk dalam zona degradasi pada peringkat dua dengan nilai 12. Berjuang terus Fiorentina! Jadikan musim ini lebih baik dari musim lalu! Peringkat tigaaaa! *heh,,,heh,,,heh,,,*
Setidaknya Bologna, Palermo, Sampdoria, Torino, dan West Ham yang dikabarkan tertarik dengan mantan striker timnas italia U-21 ini. Dengan posisinya sekarang di Fiorentina, ada kecenderungan yang cukup baik, Pazzini akan berganti kostum pada bulan Januari.
Pazzini mendapati posisinya di tim utama Fiorentina jauh dari baik musim ini setelah kedatangan dan performa baik Gilardino. Lebih buruk dari musim lalu yang masih menjadi pilihan utama. Musim ini, Pazzini hanya sekali dimainkan sebagai starter dengan Gilardino di bangku cadangan. Itu saat dia mencetak gol satu-satunya lewat penalti ketika menghadapi. Tidak, ini bukanlah keadaan yang sama sekali menarik dari seorang pemain yang pernah digadang-gadang menjadi striker masa depan Italia. Namun apakah Pazzini layak untuk dilepas oleh Fiorentina?

Pazzini, bersama Montolivo, merupakan pondasi pertama dari sebuah proyek tim muda Fiorentina, mereka memulai proyek ini bersama juga Donadel, Gamberini dan Pasqual. Mereka masuk pada kloter pertama. Pazzini memiliki kualitas bagus, masih. Dan masih tersisa kepercayaan (saya) kepadanya. Namun, apa yang terjadi dilapangan nampaknya tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh banyak pihak. Suatu ironi jika batu pondasi pertama itu malah termasuk yang keluar pada awal proyek. Fiorentina masih membutuhkan Pazzini, baiklah untuk saat ini sebagai pemain kedua karena gol-gol Gilardino lebih penting dalam menentukan hasil kemenangan. Namun sebagai pemain kedua, jumlah pertandingan (dan menit) yang dilakoni Pazzini terlalu sedikit. Dan agak mubazir jika Fiorentina memiliki pemain dengan potensi sebesar Pazzini berada di bangku cadangan. Bukan karena Pazzini terlalu bagus, bukan, namun lebih karena potensi yang tidak berkembang dengan optimal.
Dipinjamkan? atau dijual?
Pazzini harus keluar. Menghadapi hal ini ada dua pilihan yang memungkinkan untuk skenario ini, dipinjamkan atau dijual. Saya lebih menyukai yang pertama. Karena Pazzini memiliki kemampuan yang mumpuni untuk Fiorentina (baik sebagai pemain utama apalagi cadangan), akan sayang sekali jika Fiorentina kehilangan potensi dari Pazzini padahal untuk mencari pemain lain bukan pekerjaan mudah. Fiorentina masih memiliki Osvaldo, salah satu pemain muda lain yang juga memiliki potensi. Kedua pemain pelapis dengan kualitas seperti mereka adalah stok berlebih. Pazzini atau Osvaldo membutuhkan pengembangan potensi di lapangan. Saya lebih menyukai Pazzini untuk dilatih di tim lain, sebagai pinjaman. Tim-tim serie a seperti Bologna, Sampdoria, Palermo, dan Torino dapat memberikan kontinuiti yang lebih baik bagi Pazzini.
*foto copyright calcioviola.it
Felipe Melo menambahkan daftar pencetak gol Fiorentina di liga musim ini. Dia menjadi pemain kelima yang dicatatkan Fiorentina di daftar liga. Anda tentu mengetahui, pencetak gol Fiorentina sampai saat ini adalah Gilardino (11), Mutu (5), Pazzini (1), dan Kuzmanovic(1)
8 November 2008
Torino 1-0 Palermo (88′ J Sumel)
Bologna 1-1 AS Roma (90′og Cicinho ; 68′ Totti)
9 November 2008
Catania 2-1 Cagilari (37′ G Mascara, 87′ R Sabato ; 6′ Jeda)
Chievo 0-2 Juventus (40′ Del Piero, 53′ Amauri)
Fiorentina 2-1 Atalanta (20′ F Melo, 23′ A Gilardino ; 77′pen S Flocari)
Genoa 4-0 Reggina (54′pen, 74′ 90′ G Milito, 81′ G Sculli)
Inter Milan 1-0 Udinese (90′ J Cruz)
Lazio 3-0 Siena (58′ M Zarate, 86′, 90′ T Rocchi)
Napoli 2-0 Sampdoria (23′ D Mannini, 74′ M Zalayeta)
Lecce 1-1 Milan (90′ A Esposito ; 79′ Ronaldinho)